loading...

Perpulangan Semester Ganjil Tahun 2021

(18 Desember 2021) para santri Pondok Pesantren Al-Falah Cicalengka sudah mulai ramai berlalu-lalang membawa tas, dan koper menuju pepulangan ke rumah mereka dijemput oleh para orang tua/walinya masing-masing.

Pada hari tersebut merupakan kloter pertama  perpulangan seluruh santri seiring dengan jadwal perpulangan akhir semester yang alhamdulillah kali ini dapat dilaksanakan.

Al-Falah  Cicalengka membagi arus kepulangan menjadi 4 kloter yaitu:

·   Sabtu (18/12/21) Sampai Selasa (21/12/21) Dimulai dari santri kelas 1, 2 sampai 3 (MTs)

·   Untuk santri Al-Falah  2 Nagreg perpulangan dibagi menjadi 3 kloter yaitu dari hari Minggu (19/12/21) s.d Selasa (21/12/21) 

Dari mulai santri kelas 1, 2, 3, (MA/SMK) sampai santri Takhosus.

Semua santri sangat bahagia atas perpulangan mereka. Terlihat ekspresi kebahagiaan memancar kala mereka bertemu dengan kedua orang tuanya. Karena mereka sudah hampir kurang lebih 6 bulan tidak pulang ke kampung halamannya.

Rangkaian Tes Akhir Semester yang diselenggarakan di sekolah maupun pesantren nampaknya menjadi penguat alasan kerinduan mereka akan rumah.

Perpulangan merupakan rutinitas akhir semester, salah satunya dilaksanakan sebagai ungkapan syukur terselesaikannya kegiatan belajar-mengajar santri selama enam bulan penuh. ketika selesai ujian akhir semester, baik sekolah maupun pesantren. tujuannya adalah untuk merefreshkan pikiran,dan memunculkan semangat baru  mereka dalam mencari ilmu.dan juga untuk mengobati rindu dan menjalin silaturahmi mereka terhadap kerabat dan keluarga dikampung halamannya karena sudah lama tidak berjumpa. 

Dan tentunya sebagai santri, ketika hendak pulang ke kampung halamannya jangan sampai melepaskan ciri kesantriannya. harus tetap menjaga akhlak, berpakaian yang sopan, dan menjalankan kegiatan seperti biasa yang dilakukan di pesantren, seperti membaca Al Quran, menghafal kitab, belajar, murajaah.

Juga ketika berada di rumah diharapkan bisa membantu kedua orang tua, menuruti perintah orang tua, tidak membantahnya, dan melakukan kegiatan kegiatan positif lainnya.

Momen libur ini harus melakukan sesuatu  dengan sebaik-baiknya, semanfaat mungkin, para pengasuh tidak akan semata-mata memberikan liburan jika tidak melalui pertimbangan-pertimbangan. Berbagai musyawarah dan koordinasi dilakukan agar liburan yang niat awalnya baik, tidak berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan.

Bapak Pengasuh Almukarram KH. Cecep Abdullah Syahid menyampaikan bahwa liburan ini berlangsung selama tiga minggu, para santri tanggal  8 (Januari) harus sudah kembali ke Pesantren, Dewan Pengasuh berpesan agar tidak boleh melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak ada gunanya, intinya lakukan setiap kegiatan yang bermanfaat sebagai ajang dakwah, menghadiri kegiatan di mesjid-mesjid, shalat berjamaah, membantu orangtua, dan buku pelajaran harus di bawa ke rumah, pelajari di rumah, agar tidak terputus kegiatan pembelajaran di rumah, dan jangan mudah terpancing dengan sesuatu yang viral dijaman sekarang, jika hal tersebut tidak mengandung kebermanfaatan.

Dan beliau berpesan "Jadikanlah  walaupun setitik ilmu yang kamu miliki untuk diamalkan kepada mereka yang membutuhkan. Ibaratkan nya sedikit gula yang manis yang kamu teteskan ke dalam kopi yang pahit akan memberikan sebuah kenikmatan bagi kita semuanya".

 

0 Comments

Leave a comment